Kasus Amoral di Puskesmas Kayoa, DPC GPM Tuntut Bupati Copot Kadinkes dan Kapus Kayoa

- Jurnalis

Senin, 10 Februari 2025 - 08:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halsel –  Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) mendesak Bupati Halsel untuk segera mencopot Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Puskesmas Kayoa.

Desakan ini muncul setelah adanya dugaan perbuatan amoral yang melibatkan seorang oknum pegawai P3K Puskesmas Kayoa. (10/2/2025)

Oknum tersebut diduga mengganggu istri orang, sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus ini terungkap melalui laporan masyarakat, sementara pihak Dinas Kesehatan hanya memberikan teguran berupa surat pernyataan agar perbuatan tersebut tidak diulangi.

Disisi lain, DPC GPM menilai tindakan tersebut tidak cukup tegas dan mencerminkan lemahnya penanganan masalah serius ini.

Menurut ketua DPC GPM Bung Harmain Rusli, tindakan tersebut merusak citra Puskesmas Kayoa sekaligus mencoreng kredibilitas instansi pemerintah daerah .

Baca Juga :  KPK Fokus Dalami Peran Hasto Kristiyanto dalam Dugaan Suap PAW DPR RI

“Perbuatan oknum P3K Rahmat Mahmud A. Md. KL (RM) termasuk pelanggaran berat terhadap kode etik profesi kesehatan. Sebagai pegawai di instansi kesehatan, ia seharusnya menjadi teladan bagi masyarakat, bukan justru terlibat dalam perilaku amoral,” ujar Ketua DPC GPM Halsel, Bung Harmain Rusli.

GPM juga menyoroti lemahnya pengawasan terhadap perilaku pegawai di lingkungan Puskesmas. Merujuk pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, yang dengan tegas mengatur bahwa pelanggaran kode etik tidak boleh dibiarkan tanpa sanksi tegas.

“Jika Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Puskesmas Kayoa tidak mampu menangani masalah ini secara serius, maka Bupati harus segera mencopot keduanya. Pengawasan yang lemah hanya akan memperburuk reputasi layanan kesehatan di daerah ini,” tegas Harmain.

Baca Juga :  Penguatan Birokrasi, Bassam Resmi Lantik Delapan Pejabat Pemkab Halsel

DPC GPM juga menyerukan pentingnya pengawasan ketat terhadap seluruh jajaran Puskesmas sesuai standar etika dan peraturan, termasuk Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014. Mereka menilai langkah ini diperlukan untuk menjaga martabat institusi kesehatan dan memastikan pelayanan tetap profesional.

Sebagai langkah lanjutan, DPC GPM menyatakan siap mengorganisir aksi protes apabila tuntutan mereka tidak segera ditindaklanjuti oleh Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba.

“Ini bukan sekadar pelanggaran pribadi, tetapi menyangkut integritas layanan kesehatan di Halsel. Kami berharap Bupati segera mengambil tindakan tegas agar kasus seperti ini tidak terulang di masa depan,” pungkas Harmain.

Berita Terkait

Pimpin Apel Pagi, Bupati Bassam Kasuba Apresiasi Kinerja ASN dan Tekankan Peningkatan Pelayanan 2026
DPMD Halsel Raih Penghargaan UCJ BPJS Ketenagakerjaan, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan Desa
TPAKD Halsel Gelar Rapat Perdana Bersama OJK Maluku Utara, Fokus Perluasan Akses Keuangan
Pemkab Halsel Ikuti Pendampingan Assessment Kesiapan Digital 2026, Perkuat Implementasi SPBE
Halmahera Selatan Naik ke Peringkat Kedua IPKD Maluku Utara, Raih Nilai Kategori “Cukup Baik”
Warga Nyonyifi Keluhkan Dampak Aktivitas Proyek Jalan, Akses Sungai Rusak dan Lahan Terdampak
Pemkab Halsel Tutup Sementara Tempat Hiburan Malam Selama Ramadhan
Realisasi Tindak Lanjut Temuan BPK Masih 67 Persen, Sekda Halsel Ingatkan OPD
Berita ini 147 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:43 WIB

Pimpin Apel Pagi, Bupati Bassam Kasuba Apresiasi Kinerja ASN dan Tekankan Peningkatan Pelayanan 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 09:11 WIB

DPMD Halsel Raih Penghargaan UCJ BPJS Ketenagakerjaan, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan Desa

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:58 WIB

TPAKD Halsel Gelar Rapat Perdana Bersama OJK Maluku Utara, Fokus Perluasan Akses Keuangan

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:29 WIB

Halmahera Selatan Naik ke Peringkat Kedua IPKD Maluku Utara, Raih Nilai Kategori “Cukup Baik”

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:45 WIB

Warga Nyonyifi Keluhkan Dampak Aktivitas Proyek Jalan, Akses Sungai Rusak dan Lahan Terdampak

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:39 WIB

Pemkab Halsel Tutup Sementara Tempat Hiburan Malam Selama Ramadhan

Senin, 2 Februari 2026 - 11:44 WIB

Realisasi Tindak Lanjut Temuan BPK Masih 67 Persen, Sekda Halsel Ingatkan OPD

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:58 WIB

Camat BBU Saiful Hasan Laksanakan Monitoring di Sejumlah Desa, Pastikan 4 Program Utama di Desa

Berita Terbaru