MALUTEKSPOSE — Kinerja Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba kembali mencatat prestasi membanggakan di tingkat nasional. Penerapan tata kelola pemerintahan berbasis transformasi digital mendapat apresiasi dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI.
Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Halsel berhasil meraih Penghargaan Implementasi Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) Terbaik Tahun 2025, kategori Rookie of the Year, pada ajang TP2DD Championship 2025 yang digelar Kemenko Perekonomian pada Senin Lalu (1/12/) di Jakarta.
Asisten III Bidang Pembangunan Setda Halsel, Muhammad Nur, S.Hut, M.Si, menjelaskan penghargaan tersebut menjadi bukti keseriusan Pemkab Halsel dalam mendorong percepatan digitalisasi keuangan daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kabupaten Halmahera Selatan menerima penghargaan P2DD Terbaik 2025 kategori Rookie of the Year dari Menko Perekonomian RI. Halsel menempati peringkat Terbaik II nasional,” ujar Muhammad Nur kepada wartawan. (7/12/2025)
Menurutnya, capaian ini tidak lepas dari kerja keras TP2DD Halsel yang terus melakukan inovasi dalam memperluas layanan transaksi digital bagi masyarakat.
“Digitalisasi dilakukan dengan memperkuat transaksi penerimaan pajak daerah dan retribusi daerah secara non-tunai, serta peningkatan persentase transaksi belanja daerah berbasis digital,” jelas mantan Kepala BPKAD Halsel itu
Penetapan penghargaan tersebut tertuang dalam SK Menko Perekonomian Nomor 407 Tahun 2025, pada kegiatan Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah (RAKORPUSDA) P2DD 2025 di Jakarta.
Penilaian TP2DD Championship didasarkan pada parameter proses, output, dan outcome, termasuk pelaksanaan High Level Meeting, capacity building, literasi masyarakat, implementasi Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), serta regulasi pajak dan retribusi daerah.
Muhammad Nur menegaskan, apresiasi nasional ini memperkuat komitmen Pemkab Halsel dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang efisien, transparan, dan akuntabel.
“Percepatan digitalisasi tidak terlepas dari kerja kolaboratif antara TP2DD Halsel, perbankan, dan penyedia layanan pembayaran,” pungkasnya.








