HALMAHERA SELATAN — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gane Barat kembali menunjukkan peran aktifnya dalam pelayanan sosial keagamaan. Menjelang momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, KUA Gane Barat menggelar Layanan Rest Area dengan berbagi minuman kepada penumpang kapal penyeberangan laut rute Saketa–Babang.

Kegiatan yang dipusatkan di Desa Saketa ini menyasar para penumpang kapal ferry yang hendak menuju Pelabuhan Babang. Puluhan botol air mineral dibagikan sebagai bentuk kepedulian KUA terhadap kenyamanan dan kebutuhan dasar masyarakat selama perjalanan laut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala KUA Gane Barat, Tamrin Hi Malik, S.Pd.I, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen KUA dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Kami melaksanakan layanan rest area dengan berbagi air mineral kepada penumpang kapal ferry yang akan menuju Pelabuhan Babang, sebagai bagian dari rangkaian perayaan dan pelayanan Nataru 2025,” ujar Tamrin. (23/12/2025)

Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Kantor Kementerian Agama Kabupaten Halmahera Selatan, Nomor B-Kk.27.4.4/BA.01.1/12/2025, tertanggal 22 Desember 2025, tentang Layanan Rest Area Nataru 2025/2026.
Surat tersebut ditujukan kepada Kepala KUA Kecamatan Gane Barat dan Kepala KUA Kecamatan Bacan Selatan, sebagai respons atas arahan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara terkait penyelenggaraan layanan rest area di masjid dan KUA yang berada di jalur transportasi mudik Nataru.
“Panduan ini menjadi pedoman bagi kami dalam melaksanakan layanan di KUA yang berada pada jalur transportasi masyarakat selama Nataru, agar kehadiran Kementerian Agama benar-benar dirasakan oleh publik,” jelas Tamrin.
Diketahui, surat edaran tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala Kementerian Agama Kabupaten Halmahera Selatan, Hamidy Buhert, S.Ag, dan ditembuskan kepada Kakanwil Kemenag Provinsi Maluku Utara.
Melalui kegiatan ini, KUA Gane Barat menegaskan perannya tidak hanya sebagai institusi layanan administrasi keagamaan, tetapi juga sebagai garda terdepan pelayanan sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat, khususnya pada momentum penting seperti Nataru. (WR)








