HALMAHERA SELATAN – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) Ika Togale yang dijadwalkan pada 20 April 2026, sorotan tajam mulai diarahkan kepada kinerja pengurus sementara paguyuban tersebut. Di tengah dinamika internal yang belum sepenuhnya solid, Media Center Ika Togale Halmahera Selatan menyatakan kesiapan penuh dalam mengawal jalannya agenda organisasi, sekaligus mengingatkan pentingnya transparansi dan keterbukaan.
Ketua Media Center, Tarmiji Usman, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan dukungan publikasi, dokumentasi, serta penguatan arus informasi. Namun di balik kesiapan itu, tersirat kritik terhadap pola kerja pengurus sementara yang dinilai belum maksimal dalam membangun komunikasi menyeluruh dengan anggota.
“Media Center akan berada di garis depan untuk memastikan informasi yang beredar tetap akurat dan tidak menyesatkan. Tapi kami juga melihat masih ada ruang perbaikan, terutama dalam hal koordinasi pengurus sementara dengan seluruh keluarga besar Ika Togale,” tegas Tarmiji.(29/3/2025)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, minimnya pelibatan anggota dalam beberapa pengambilan keputusan strategis berpotensi memicu gesekan internal jika tidak segera dibenahi. Ia mengingatkan bahwa Mubes bukan sekadar agenda seremonial, tetapi momentum penting untuk menyatukan kembali visi besar masyarakat Togale, khususnya dari Tobelo dan Galela.
Berdasarkan kajian internal Media Center, terdapat dua figur yang dinilai layak memimpin Ika Togale ke depan. Penilaian tersebut mengacu pada kapasitas kepemimpinan, rekam jejak organisasi, serta kemampuan merangkul seluruh elemen keluarga besar. Meski demikian, Media Center menegaskan posisinya tetap independen dan tidak berpihak.
“Ini bukan soal dukung-mendukung, tapi memberikan referensi objektif agar anggota tidak memilih dalam ruang kosong,” ujarnya.
Lebih lanjut, Media Center secara terbuka meminta pengurus sementara untuk tidak berjalan sendiri dalam menentukan arah organisasi. Koordinasi intensif dan keterbukaan dinilai menjadi kunci agar keputusan yang diambil tidak menimbulkan polemik di internal.
Tak hanya itu, panitia Mubes yang telah dibentuk juga diminta bekerja lebih optimal dan profesional. Media Center menilai, sejauh ini masih diperlukan penguatan dalam aspek teknis dan manajerial agar seluruh tahapan menuju Mubes berjalan terarah, transparan, dan akuntabel.
“Kalau ingin Mubes ini sukses, semua pihak harus bekerja serius. Jangan sampai agenda besar ini justru memperlihatkan lemahnya konsolidasi internal,”tutup Tarmiji.(WR)









