Dukung Kebijakan Presiden Prabowo, Izzuddin Alqassam Kasuba Sebut UMKM Harus Jadi Fokus Pembangunan Ekonomi Nasional

- Jurnalis

Rabu, 6 November 2024 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALUTEKSPOSE | Jakarta – Anggota DPR RI Komisi VII dari Fraksi PKS, Izzuddin Alqassam Kasuba, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menghapuskan utang macet bagi UMKM, petani, dan nelayan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2024, yang diteken pada Selasa, 5 November 2024.

Kebijakan ini dianggap sebagai langkah nyata yang memperjuangkan dan memperkuat kesejahteraan rakyat kecil. Qassam, sapaan akrabnya, menyambut positif kebijakan Presiden yang merespon langsung aspirasi masyarakat.

“Kebijakan ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada para produsen pangan kita, khususnya petani, nelayan, dan pelaku UMKM. Penghapusan utang macet di sektor ini jelas meringankan beban mereka dan membuka peluang bagi mereka untuk bangkit lebih kuat,” ujarnya. (06/11/2024)

Lebih lanjut, dia menambahkan bahwa kebijakan ini mencerminkan kepedulian nyata pemerintah terhadap keberlanjutan usaha rakyat kecil.

“Ini bukan hanya soal angka atau data, tetapi ini adalah wujud nyata kehadiran negara di sisi mereka yang membutuhkan. Saya mendukung penuh upaya ini,” tegasnya.

Menurut legislator muda itu, perhatian terhadap sektor mikro sangat dibutuhkan untuk mengatasi ketimpangan ekonomi di masa depan. Dia berharap pemerintah terus konsisten dalam mengeluarkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat kecil, khususnya di sektor-sektor ekonomi vital seperti pertanian dan kelautan.

Baca Juga :  Camat BBU Saiful Hasan Laksanakan Monitoring di Sejumlah Desa, Pastikan 4 Program Utama di Desa

Ia juga menekankan pentingnya peran UMKM sebagai tulang punggung ekonomi negara. Setelah berlakunya keputusan ini, dia berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memprioritaskan UMKM dalam kebijakan strategis ekonomi, serta melibatkan UMKM dalam pembangunan ekonomi nasional.

Menurutnya, hal tersebut akan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan rakyat yang rentan terhadap ketahanan ekonomi.

“Saya juga berharap UMKM dapat naik kelas dan memiliki daya saing yang kompetitif di masyarakat. Untuk itu, dibutuhkan kerjasama strategis antara seluruh stakeholder terkait untuk mengawal hal ini,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pimpin Apel Pagi, Bupati Bassam Kasuba Apresiasi Kinerja ASN dan Tekankan Peningkatan Pelayanan 2026
DPMD Halsel Raih Penghargaan UCJ BPJS Ketenagakerjaan, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan Desa
Momentum Ramadan, PKS Kota Ternate Bersamai Anggota DPR RI Bagikan Takjil ke Warga
TPAKD Halsel Gelar Rapat Perdana Bersama OJK Maluku Utara, Fokus Perluasan Akses Keuangan
Pemkab Halsel Ikuti Pendampingan Assessment Kesiapan Digital 2026, Perkuat Implementasi SPBE
Halmahera Selatan Naik ke Peringkat Kedua IPKD Maluku Utara, Raih Nilai Kategori “Cukup Baik”
Warga Nyonyifi Keluhkan Dampak Aktivitas Proyek Jalan, Akses Sungai Rusak dan Lahan Terdampak
Keputusan ESDM Dinilai Kontradiktif, DPR Soroti Pemenang Lelang WKP Telaga Ranu
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:43 WIB

Pimpin Apel Pagi, Bupati Bassam Kasuba Apresiasi Kinerja ASN dan Tekankan Peningkatan Pelayanan 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 09:11 WIB

DPMD Halsel Raih Penghargaan UCJ BPJS Ketenagakerjaan, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan Desa

Minggu, 1 Maret 2026 - 11:46 WIB

Momentum Ramadan, PKS Kota Ternate Bersamai Anggota DPR RI Bagikan Takjil ke Warga

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:58 WIB

TPAKD Halsel Gelar Rapat Perdana Bersama OJK Maluku Utara, Fokus Perluasan Akses Keuangan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:49 WIB

Pemkab Halsel Ikuti Pendampingan Assessment Kesiapan Digital 2026, Perkuat Implementasi SPBE

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:29 WIB

Halmahera Selatan Naik ke Peringkat Kedua IPKD Maluku Utara, Raih Nilai Kategori “Cukup Baik”

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:45 WIB

Warga Nyonyifi Keluhkan Dampak Aktivitas Proyek Jalan, Akses Sungai Rusak dan Lahan Terdampak

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:23 WIB

Keputusan ESDM Dinilai Kontradiktif, DPR Soroti Pemenang Lelang WKP Telaga Ranu

Berita Terbaru