Wamendagri Bima Arya Tekankan Kolaborasi Lintas Pihak sebagai Kunci Keberhasilan Program Pangan Nasional

- Jurnalis

Selasa, 7 Januari 2025 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menyukseskan panen raya. Hal ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan program pangan nasional. Ia mengatakan, meskipun dukungan infrastruktur tersedia, tanpa adanya kolaborasi hasilnya tidak akan maksimal.

“Kalau alat-alat itu (alat mesin pertanian), ya, semua bisa kita bantu lah, Pak. Tapi kalau digarapnya beda, kolaborasinya, sinergi yang tidak terjadi, tidak jadi apa-apa juga, Pak,” ujarnya saat memberikan laporan kepada Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan pada Rapat Koordinasi Terbatas Bidang Pangan Provinsi Jawa Timur (Jatim) Tahun 2025 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jatim, Selasa (7/1/2025).

Dirinya berencana membekali para kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2024 mengenai kemampuan menjalin kolaborasi dan mengeksekusi kebijakan termasuk dalam bidang pangan. Nantinya, penjabat (Pj.) kepala daerah yang sukses dalam mengeksekusi program dan berkolaborasi dengan lintas pihak dapat membagikan pengalamannya dalam pembekalan tersebut.

Bima mencontohkan Kabupaten Bangkalan yang sukses menggelar panen raya karena ditopang oleh kolaborasi lintas pihak. Menurutnya, Pj. Bupati Bangkalan Arief M. Edie merupakan contoh kepala daerah yang mampu menggerakkan semua pihak untuk berkontribusi menyukseskan panen raya di daerahnya.

“Bahkan bisa semuanya turun, Pak. Para Jenderal turun di sana ini, Danlanud, semuanya sampai para petani, ibu-ibu semua, Pak. Ini geraknya luar biasa,” puji Bima.

Dalam berkolaborasi, dirinya mengingatkan kepala daerah agar menyusun perencanaan program secara komprehensif dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Selain itu, dia juga meminta pemerintah daerah (Pemda) menyelaraskan perencanaan tersebut dengan kebijakan pemerintah pusat. Hal ini penting agar realisasi kebijakan berdampak positif bagi masyarakat.

Dalam mendukung program pangan nasional, Wamendagri menekankan bahwa pihaknya bertanggung jawab untuk memastikan arahan Presiden Republik Indonesia dipahami, dilaksanakan, dan diawasi oleh kepala daerah. Pihaknya juga bertugas memastikan Pemda melakukan harmonisasi terhadap regulasi terkait kewenangan yang dimiliki.

Baca Juga :  Cakupan JKN Tembus 98 Persen, Pemda Halsel Raih UHC Kategori Madya

Di lain sisi, Bima juga menyoroti pentingnya dukungan yang memadai bagi para penyuluh pertanian, baik dari segi kesejahteraan maupun pengembangan karier. Hal ini penting, agar mereka tetap termotivasi dan berkontribusi maksimal dalam mendukung program pertanian di daerah.

Sebagai informasi, rapat ini dihadiri langsung oleh Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, serta Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Turut hadir Kepala Badan Pangan Nasional, Kepala Badan Gizi Nasional, Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Pj. Gubernur Jatim, bupati dan wali kota se-Jatim, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Jatim.

Berita Terkait

Pimpin Apel Pagi, Bupati Bassam Kasuba Apresiasi Kinerja ASN dan Tekankan Peningkatan Pelayanan 2026
DPMD Halsel Raih Penghargaan UCJ BPJS Ketenagakerjaan, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan Desa
Momentum Ramadan, PKS Kota Ternate Bersamai Anggota DPR RI Bagikan Takjil ke Warga
TPAKD Halsel Gelar Rapat Perdana Bersama OJK Maluku Utara, Fokus Perluasan Akses Keuangan
Pemkab Halsel Ikuti Pendampingan Assessment Kesiapan Digital 2026, Perkuat Implementasi SPBE
Halmahera Selatan Naik ke Peringkat Kedua IPKD Maluku Utara, Raih Nilai Kategori “Cukup Baik”
Warga Nyonyifi Keluhkan Dampak Aktivitas Proyek Jalan, Akses Sungai Rusak dan Lahan Terdampak
Keputusan ESDM Dinilai Kontradiktif, DPR Soroti Pemenang Lelang WKP Telaga Ranu
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:43 WIB

Pimpin Apel Pagi, Bupati Bassam Kasuba Apresiasi Kinerja ASN dan Tekankan Peningkatan Pelayanan 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 09:11 WIB

DPMD Halsel Raih Penghargaan UCJ BPJS Ketenagakerjaan, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan Desa

Minggu, 1 Maret 2026 - 11:46 WIB

Momentum Ramadan, PKS Kota Ternate Bersamai Anggota DPR RI Bagikan Takjil ke Warga

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:58 WIB

TPAKD Halsel Gelar Rapat Perdana Bersama OJK Maluku Utara, Fokus Perluasan Akses Keuangan

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:29 WIB

Halmahera Selatan Naik ke Peringkat Kedua IPKD Maluku Utara, Raih Nilai Kategori “Cukup Baik”

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:45 WIB

Warga Nyonyifi Keluhkan Dampak Aktivitas Proyek Jalan, Akses Sungai Rusak dan Lahan Terdampak

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:23 WIB

Keputusan ESDM Dinilai Kontradiktif, DPR Soroti Pemenang Lelang WKP Telaga Ranu

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:39 WIB

Pemkab Halsel Tutup Sementara Tempat Hiburan Malam Selama Ramadhan

Berita Terbaru