Warga Desa Kawasi Tuntut Kejelasan Status Pelabuhan dari PT Harita Group

- Jurnalis

Minggu, 12 Januari 2025 - 08:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawasi, Halsel – Warga Desa Kawasi menyatakan kecaman keras terhadap manajemen PT Harita Group terkait ketidakjelasan status jembatan pelabuhan Kawasi. Hal ini mencuat dalam diskusi yang digelar oleh Asosiasi Angkutan Laut dan Darat (Aslad) Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, pada Jumat 10 Januari 2025.(12/01/2025)

Dalam Forum Group Diskusi (FGD) tersebut, warga mengungkapkan keprihatinan terhadap status pelabuhan yang dibangun di kawasan perumahan mereka. Pelabuhan itu diklaim sebagai milik warga, tetapi hingga kini tidak ada kejelasan soal hak pengelolaan atau kepemilikannya. Situasi ini memicu pro dan kontra antara warga dan manajemen Harita Group.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya. “Kami sangat prihatin dengan ketidakjelasan status pelabuhan ini. Jembatan dan fasilitas lain dibangun di kawasan perumahan, tetapi hak kami sebagai warga belum dipenuhi. Dalam FGD yang digelar Aslad, kami membahas hal ini bersama perwakilan dari pemerintah dan manajemen Harita Group,” ujarnya.

Diskusi tersebut dihadiri oleh tiga narasumber, yaitu Kepala Dinas Perhubungan Halsel, perwakilan dari Markas Unit Polair Obi, dan manajemen Harita Group. Warga mengajukan berbagai pertanyaan terkait status pelabuhan yang menurut mereka semestinya menjadi prioritas untuk warga Desa Kawasi, termasuk pembangunan jembatan, perumahan, dan pasar UMKM.

“Seharusnya pelabuhan ini menjadi bagian dari hak kami sebagai warga, sesuai dengan komitmen awal. Kami meminta agar Harita Group segera memberikan kejelasan dan hak tersebut. Jika tidak, kami tidak akan tinggal diam,” tegas seorang warga.

Warga juga mengancam akan melakukan aksi unjuk rasa jika tuntutan mereka tidak dipenuhi. “Jika dalam waktu dekat status pelabuhan ini tidak diberikan kepada kami, kami akan menggelar aksi besar-besaran di desa. Bahkan, kami siap kembali menempati kampung lama,” ujar warga lainnya dengan nada tegas.

Baca Juga :  Lingkungan Rusak, Warga Terancam: Aparat Diminta Hentikan Tambang Ilegal di Desa Air Mangga

Dalam kesempatan itu, warga menegaskan bahwa pelabuhan Kawasi adalah pusat ekonomi yang vital bagi kehidupan masyarakat setempat. “Pelabuhan ini sangat penting bagi kami. Kami tidak ingin lagi diberikan janji-janji tanpa bukti. Harita Group harus menunjukkan tanggung jawab yang nyata,” kata salah seorang perwakilan warga.

Diskusi yang dipimpin oleh perwakilan manajemen Harita Group, Yohanes Payong Gata, diharapkan menjadi perhatian serius. Warga meminta agar perusahaan tidak mengabaikan tuntutan mereka dan segera menyelesaikan masalah ini dengan transparan.

“Harita Group harus memahami bahwa ini bukan sekadar permintaan. Ini adalah hak kami sebagai warga Desa Kawasi. Kami ingin solusi konkret, bukan janji-janji,” tutup salah seorang warga dengan nada penuh harapan.

Berita Terkait

Pimpin Apel Pagi, Bupati Bassam Kasuba Apresiasi Kinerja ASN dan Tekankan Peningkatan Pelayanan 2026
TPAKD Halsel Gelar Rapat Perdana Bersama OJK Maluku Utara, Fokus Perluasan Akses Keuangan
Pemkab Halsel Ikuti Pendampingan Assessment Kesiapan Digital 2026, Perkuat Implementasi SPBE
Halmahera Selatan Naik ke Peringkat Kedua IPKD Maluku Utara, Raih Nilai Kategori “Cukup Baik”
Warga Nyonyifi Keluhkan Dampak Aktivitas Proyek Jalan, Akses Sungai Rusak dan Lahan Terdampak
Pemkab Halsel Tutup Sementara Tempat Hiburan Malam Selama Ramadhan
Realisasi Tindak Lanjut Temuan BPK Masih 67 Persen, Sekda Halsel Ingatkan OPD
Pengawasan Disnakertrans Halsel Dipertanyakan, LC di Kawasi Banyak Tak Kantongi AK1
Berita ini 119 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:43 WIB

Pimpin Apel Pagi, Bupati Bassam Kasuba Apresiasi Kinerja ASN dan Tekankan Peningkatan Pelayanan 2026

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:58 WIB

TPAKD Halsel Gelar Rapat Perdana Bersama OJK Maluku Utara, Fokus Perluasan Akses Keuangan

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:29 WIB

Halmahera Selatan Naik ke Peringkat Kedua IPKD Maluku Utara, Raih Nilai Kategori “Cukup Baik”

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:45 WIB

Warga Nyonyifi Keluhkan Dampak Aktivitas Proyek Jalan, Akses Sungai Rusak dan Lahan Terdampak

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:39 WIB

Pemkab Halsel Tutup Sementara Tempat Hiburan Malam Selama Ramadhan

Senin, 2 Februari 2026 - 11:44 WIB

Realisasi Tindak Lanjut Temuan BPK Masih 67 Persen, Sekda Halsel Ingatkan OPD

Kamis, 29 Januari 2026 - 14:14 WIB

Pengawasan Disnakertrans Halsel Dipertanyakan, LC di Kawasi Banyak Tak Kantongi AK1

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:05 WIB

Palang Pasar Labuha Dibuka Usai di Mediasi Sekda Halsel

Berita Terbaru