Halmahera Selatan — Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan kembali melaksanakan upacara rutin awal pekan di Lapangan Kantor Bupati, Senin (08/12/2025).
Bertindak sebagai pembina upacara, Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba, didampingi Wakil Bupati Helmi Umar Mochsin, para asisten hingga pimpinan OPD.
Upacara mingguan ini menjadi agenda penting Pemkab Halsel dalam memperkuat kedisiplinan ASN serta meningkatkan semangat pelayanan publik. Dalam arahannya, Bupati Bassam menegaskan bahwa upacara bukan sekadar kewajiban formal, tetapi juga wujud penghormatan terhadap jasa para pahlawan dan pendiri bangsa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Upacara ini bukan hanya rutinitas, tetapi bentuk penghormatan kepada pendiri bangsa sekaligus evaluasi kedisiplinan ASN. Dari sini kita menilai sejauh mana komitmen pegawai dalam menjalankan tanggung jawab,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Bassam juga menyampaikan pesan kemanusiaan terkait bencana banjir yang melanda sejumlah daerah di Indonesia, termasuk Sumatera Utara dan Aceh. Ia mengajak seluruh ASN untuk menunjukkan solidaritas terhadap para korban.
“Mereka adalah keluarga kita. Duka mereka adalah duka kita. Sudah sepatutnya kita hadir melalui kepedulian nyata,” ujarnya.
Bassam mengimbau seluruh ASN agar ikut berdonasi secara sukarela guna membantu kebutuhan dasar warga terdampak bencana. Menurutnya, kepedulian harus diwujudkan dalam tindakan konkrit, bukan sekadar ucapan.
Selain itu, Bupati Halsel kembali mengingatkan pimpinan OPD agar memperketat pengawasan internal serta meningkatkan kedisiplinan pegawai di lingkungan kerja masing-masing. Ia menegaskan kualitas pelayanan publik sangat bergantung pada konsistensi dan tanggung jawab ASN.
“Saya harap para pimpinan OPD benar-benar aktif memastikan kedisiplinan pegawai. Pelayanan publik harus berjalan optimal dan masyarakat merasakan kehadiran pemerintah,” tambahnya.
Upacara ditutup dengan aksi penggalangan donasi spontan yang dipimpin langsung oleh Bupati Bassam dan Wakil Bupati.
“Semoga donasi ini meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatera Utara,” tutupnya. (**)








