Bupati Bassam Kasuba Buka Bimtek Siskeudes Versi 2.0.7, Tegaskan Komitmen Perbaikan Tata Kelola Desa

- Jurnalis

Jumat, 16 Mei 2025 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Halmahera Selatan – Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Pengelolaan Keuangan Desa (Siskeudes) versi 2.0.7 pada Jumat, (16/5/2025)

Kegiatan ini digelar di Aula Kantor Bupati Halmahera Selatan dan diikuti oleh para kepala desa, perangkat desa, serta pengelola keuangan desa se-Kabupaten Halmahera Selatan.

Hadir mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Safiun Rajulun, Asisten Bupati, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) M. Zaki Abdul Wahab, serta sejumlah pimpinan OPD lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Bupati Bassam Kasuba menekankan pentingnya pengelolaan keuangan desa yang profesional, transparan, dan berbasis digital. Ia menyampaikan bahwa penggunaan aplikasi Siskeudes versi terbaru merupakan langkah nyata dalam upaya reformasi tata kelola keuangan di tingkat desa.

“Setiap kepala desa harus memahami bahwa keuangan desa bukan sekadar soal laporan, tetapi soal tanggung jawab publik. Dengan aplikasi Siskeudes ini, kita ingin memastikan semua proses berlangsung secara akuntabel dan efisien,” ujarnya.

Lebih jauh, Bupati juga menyatakan dukungannya terhadap langkah tegas yang diambil oleh Plt Kepala Dinas PMD dalam membenahi etos kerja dan kedisiplinan aparatur desa. Menurutnya, pembenahan tata kelola tidak cukup hanya dengan sistem, tetapi juga harus menyentuh aspek perilaku dan komitmen moral para pemimpin di desa.

Baca Juga :  Kemnaker dan Pemda Halmahera Selatan Integrasikan Layanan Ketenagakerjaan, Targetkan 1 Juta Lapangan Kerja

Langkah strategis yang diambil Dinas PMD Halmahera Selatan patut diapresiasi sebagai bentuk koreksi menyeluruh terhadap problem kronis dalam pengelolaan desa. Keterlambatan laporan, rendahnya kedisiplinan, serta lemahnya akuntabilitas moral adalah akar dari stagnasi pembangunan di tingkat desa.

Saat aparatur desa dibiarkan tanpa pengawasan yang tegas, maka prinsip otonomi bisa bergeser menjadi otoritas yang tidak terkendali. Dalam konteks ini, tindakan Plt Kadis PMD merupakan bagian dari upaya memulihkan kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan desa.

Bimtek yang digelar kali ini menghadirkan narasumber dari Badan Pengawasan Keuangan desa (Inspektorat) serta Dinas PMD. Para peserta diberikan pelatihan teknis mengenai penggunaan fitur-fitur terbaru dalam aplikasi Siskeudes, mulai dari proses penginputan hingga pelaporan keuangan dan pertanggungjawaban yang sesuai dengan regulasi.

Plt Kepala Dinas PMD, M. Zaki Abdul Wahab, dalam arahannya menggarisbawahi pentingnya disiplin, etika, dan integritas dalam pelaksanaan tugas kepala desa. Ia menyampaikan evaluasi terbuka atas berbagai persoalan administratif yang masih terjadi di banyak desa, serta menyampaikan seruan perbaikan menyeluruh yang disaksikan langsung oleh Bupati.

Baca Juga :  Jadi Narasumber di Universitas Terbuka, ZK Paparkan Konsep Pembangunan Desa Berbasis Agromatim

“Ini bukan sekadar soal kinerja, tapi soal tanggung jawab moral sebagai pemimpin. Jika tata kelola desa ingin maju, maka perubahan harus dimulai dari sikap dan komitmen kita bersama,” tegas Zaki.

Dukungan terbuka dari Bupati Bassam terhadap langkah-langkah korektif tersebut menjadi penegasan bahwa pemerintah daerah serius membangun desa dari fondasi yang benar—bukan hanya dengan regulasi, tapi juga dengan keteladanan dan pembinaan berkelanjutan.

Kegiatan Bimtek ini diharapkan menjadi titik balik bagi seluruh kepala desa dan aparatur di Halmahera Selatan dalam memperbaiki sistem kerja dan membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan di tingkat desa.

“Pemerintahan desa adalah ujung tombak pelayanan publik. Jika kita ingin pembangunan benar-benar menyentuh akar rumput, maka semuanya harus dimulai dari kepemimpinan yang disiplin dan berintegritas,” tutup Bupati.

 

Penulis : WR

Editor : Red

Berita Terkait

Pimpin Apel Pagi, Bupati Bassam Kasuba Apresiasi Kinerja ASN dan Tekankan Peningkatan Pelayanan 2026
DPMD Halsel Raih Penghargaan UCJ BPJS Ketenagakerjaan, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan Desa
Momentum Ramadan, PKS Kota Ternate Bersamai Anggota DPR RI Bagikan Takjil ke Warga
TPAKD Halsel Gelar Rapat Perdana Bersama OJK Maluku Utara, Fokus Perluasan Akses Keuangan
Pemkab Halsel Ikuti Pendampingan Assessment Kesiapan Digital 2026, Perkuat Implementasi SPBE
Halmahera Selatan Naik ke Peringkat Kedua IPKD Maluku Utara, Raih Nilai Kategori “Cukup Baik”
Warga Nyonyifi Keluhkan Dampak Aktivitas Proyek Jalan, Akses Sungai Rusak dan Lahan Terdampak
Keputusan ESDM Dinilai Kontradiktif, DPR Soroti Pemenang Lelang WKP Telaga Ranu
Berita ini 111 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:43 WIB

Pimpin Apel Pagi, Bupati Bassam Kasuba Apresiasi Kinerja ASN dan Tekankan Peningkatan Pelayanan 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 09:11 WIB

DPMD Halsel Raih Penghargaan UCJ BPJS Ketenagakerjaan, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan Desa

Minggu, 1 Maret 2026 - 11:46 WIB

Momentum Ramadan, PKS Kota Ternate Bersamai Anggota DPR RI Bagikan Takjil ke Warga

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:58 WIB

TPAKD Halsel Gelar Rapat Perdana Bersama OJK Maluku Utara, Fokus Perluasan Akses Keuangan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:49 WIB

Pemkab Halsel Ikuti Pendampingan Assessment Kesiapan Digital 2026, Perkuat Implementasi SPBE

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:29 WIB

Halmahera Selatan Naik ke Peringkat Kedua IPKD Maluku Utara, Raih Nilai Kategori “Cukup Baik”

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:45 WIB

Warga Nyonyifi Keluhkan Dampak Aktivitas Proyek Jalan, Akses Sungai Rusak dan Lahan Terdampak

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:23 WIB

Keputusan ESDM Dinilai Kontradiktif, DPR Soroti Pemenang Lelang WKP Telaga Ranu

Berita Terbaru