HALMAHERA SELATAN — Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh kepala desa untuk meningkatkan kewaspadaan pasca gempa bumi yang terjadi pada Kamis, 2 April 2026.
Melalui surat bernomor 140/130/DPMD/2026 yang bersifat penting, DPMD meminta seluruh pemerintah desa segera mengambil langkah antisipatif guna meminimalisir dampak bencana di tingkat masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam surat tersebut ditegaskan beberapa langkah strategis, di antaranya pendataan warga terdampak disertai dokumentasi, respons cepat terhadap informasi resmi dari instansi berwenang, menjaga kondisi masyarakat tetap kondusif, serta pelaporan situasi desa secara berkala.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Halmahera Selatan, Muhammad Zaki Abd. Wahab, menegaskan bahwa peran pemerintah desa menjadi garda terdepan dalam menghadapi situasi darurat seperti ini.
“Pemerintah desa harus bergerak cepat dan responsif. Data yang akurat dari desa sangat penting untuk menentukan langkah penanganan lebih lanjut,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar para kepala desa tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, karena dapat memicu kepanikan di tengah masyarakat.
“Kami minta semua kepala desa tetap mengacu pada informasi resmi dari pemerintah dan instansi terkait, serta memastikan masyarakat tetap tenang dan waspada,” tambahnya.
Menurutnya, koordinasi yang baik antara pemerintah desa dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam memastikan keselamatan warga pascagempa.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi potensi gempa susulan sekaligus memastikan kondisi masyarakat tetap terkendali di wilayah Halmahera Selatan. (WR)









