Keputusan ESDM Dinilai Kontradiktif, DPR Soroti Pemenang Lelang WKP Telaga Ranu

- Jurnalis

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Aroma kontradiksi kebijakan kembali menyeruak dari pusat kekuasaan. Di satu sisi pemerintah lantang menggaungkan komitmen politik luar negeri yang bebas-aktif serta keberpihakan pada kemerdekaan bangsa-bangsa tertindas.

Namun di sisi lain, Kementerian ESDM justru menetapkan pemenang lelang Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Telaga Ranu di Halmahera Barat kepada PT Ormat Geothermal Indonesia, korporasi yang diduga memiliki keterkaitan dengan entitas negara yang tak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia.

Sikap pemerintah ini memantik respons keras dari Anggota DPR RI Fraksi PKS, Izzuddin Alqassam Kasuba. Legislator dapil Maluku Utara itu mendesak transparansi total dari Kementerian ESDM, terutama menyangkut rekam jejak serta afiliasi korporasi pemenang lelang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Alqassam, kebijakan investasi di sektor strategis seperti energi tidak boleh berjalan dalam ruang hampa nilai. Pemerintah, kata dia, tidak bisa hanya bersembunyi di balik dalih teknis ekonomi dan kebutuhan transisi energi, sementara aspek geopolitik dan moralitas diplomasi terkesan dikesampingkan.

Baca Juga :  Kantor Tempo Terima Kiriman Kepala Babi, Diduga Bentuk Teror

“Pemerintah harus menjelaskan secara terbuka siapa sebenarnya di balik korporasi tersebut. Jangan sampai kebijakan energi nasional justru bertabrakan dengan sikap resmi negara dalam percaturan internasional,” tegas Alqassam di Jakarta, Kamis (19/2).

Ia mengingatkan, Pembukaan UUD 1945 secara tegas menolak segala bentuk penjajahan di atas dunia. Karena itu, menurutnya, setiap keputusan strategis negara semestinya selaras dengan prinsip tersebut, bukan malah memunculkan persepsi inkonsistensi.

Sorotan ini kian relevan karena proyek geothermal Telaga Ranu berada di wilayah Maluku Utara, daerah yang masyarakatnya dikenal menjunjung tinggi nilai religius dan solidaritas terhadap perjuangan kemerdekaan bangsa lain, termasuk Palestina. Jika pemerintah abai pada sensitivitas ini, potensi resistensi sosial bukan tidak mungkin terjadi.

Baca Juga :  Dihadapan Ratusan Gen Z, Izzuddin Alqassam Kasuba Bicara Teknologi dan Ekonomi Kreatif Kunci Masa Depan Maluku Utara

Alqassam juga menekankan pentingnya uji tuntas (due diligence) yang komprehensif dan transparan. Ia menilai, keterbukaan bukan sekadar formalitas administratif, melainkan prasyarat utama menjaga legitimasi sosial (social license) sebuah proyek strategis.

“Jangan sampai pemerintah terlihat tegas di podium diplomasi, tetapi longgar dalam praktik kebijakan investasi. Ini yang publik pertanyakan,” sindirnya.

Sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPR, Alqassam memastikan pihaknya akan terus mengawal proses ini hingga Kementerian ESDM memberikan klarifikasi resmi dan terbuka. Ia menegaskan, transisi menuju energi hijau memang penting, tetapi tidak boleh dibangun di atas polemik geopolitik dan dugaan inkonsistensi sikap negara.

Berita Terkait

PJI Serukan Pers Jadi Agen Kebenaran pada Puncak Hari Pers Nasional 2026        
Palang Pasar Labuha Dibuka Usai di Mediasi Sekda Halsel
Cakupan JKN Tembus 98 Persen, Pemda Halsel Raih UHC Kategori Madya
Bassam Kasuba Antar Halsel Ukir Prestasi Digitalisasi Tingkat Nasional
Serangan Buzzer ke Nazlatun Ukhra Kasuba dan Alm. KH Abdul Gani Kasuba: Jejak Operasi Opini yang Diduga Mengalir dari Lingkar Kekuasaan
Dialog Presiden dan Tokoh Bangsa: Suara Rakyat di Istana Bergaung di Tengah Aksi Demonstrasi Jalanan
PWI Maluku Utara Tunjuk Tiga Jurnalis Hidupkan Kembali PWI Halmahera Selatan
Putra Halsel, Ikmal M. Kiat, Angkat Nama Daerah di Ajang Youth International Training Jakarta
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:23 WIB

Keputusan ESDM Dinilai Kontradiktif, DPR Soroti Pemenang Lelang WKP Telaga Ranu

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:31 WIB

PJI Serukan Pers Jadi Agen Kebenaran pada Puncak Hari Pers Nasional 2026        

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:05 WIB

Palang Pasar Labuha Dibuka Usai di Mediasi Sekda Halsel

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:27 WIB

Cakupan JKN Tembus 98 Persen, Pemda Halsel Raih UHC Kategori Madya

Minggu, 7 Desember 2025 - 03:15 WIB

Bassam Kasuba Antar Halsel Ukir Prestasi Digitalisasi Tingkat Nasional

Kamis, 20 November 2025 - 01:32 WIB

Serangan Buzzer ke Nazlatun Ukhra Kasuba dan Alm. KH Abdul Gani Kasuba: Jejak Operasi Opini yang Diduga Mengalir dari Lingkar Kekuasaan

Selasa, 2 September 2025 - 16:56 WIB

Dialog Presiden dan Tokoh Bangsa: Suara Rakyat di Istana Bergaung di Tengah Aksi Demonstrasi Jalanan

Senin, 1 September 2025 - 06:27 WIB

PWI Maluku Utara Tunjuk Tiga Jurnalis Hidupkan Kembali PWI Halmahera Selatan

Berita Terbaru

Adventorial

Pemkab Halsel Tutup Sementara Tempat Hiburan Malam Selama Ramadhan

Selasa, 10 Feb 2026 - 18:39 WIB